Perkuat Kemandirian Pangan, HMTN-MP Sumsel Salurkan 2.000 Bibit kepada KWT Melati Banyuasin

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN, mediataninusantara.id – Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih Sumatera Selatan (HMTN-MP Sumsel) menyalurkan sebanyak 2.000 bibit hortikultura kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Jumat (18/9/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan lahan produktif, memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Tenaga Ahli Gubernur Sumatera Selatan bidang Pangan dan Perkebunan sekaligus Ketua HMTN-MP Sumsel, Ir. Agus Darwa, M.Si., kepada Pemerintah Desa Bangun Sari untuk kemudian diteruskan kepada pengurus KWT Melati.

ADVERTISEMENT

Media Tani Nusantara

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bangun Sari Nengah bersama perangkat desa, di antaranya Sekretaris Desa Hanip, Kepala Dusun Budi Nuryanto dan Ketua RT Suradi.

Turut hadir tokoh agama Ustaz Wawan, tokoh masyarakat Abu Bakar dan Sutar, Ketua KWT Melati Sri Maryani bersama anggota, serta jajaran HMTN-MP Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Nilai Proses Persidangan Perlu Diawasi, Ahli Waris Surati Badan Pengawasan Mahkamah Agung

Dalam sambutannya, Agus Darwa mengatakan penyaluran bibit tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap gagasan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

«“GSMP mendorong perubahan pola pikir masyarakat dari konsumen menjadi produsen. Paling tidak, kebutuhan pangan di lingkungan sendiri bisa mulai dipenuhi dari hasil yang ditanam sendiri,” kata Agus.»

Sebanyak 2.000 bibit yang disalurkan terdiri atas cabai, terong batik, terong hijau dan terong ungu. Selain bibit, KWT Melati juga menerima 25 karung atau sekitar satu ton pupuk kotoran hewan (kohe) serta 250 lembar polybag.

Agus menjelaskan, dari total 2.000 bibit tersebut, sekitar 500 batang akan ditanam secara kolektif oleh anggota KWT Melati.

“Dari total 2.000 bibit yang disalurkan, sekitar 500 batang akan ditanam secara kolektif oleh anggota KWT Melati,” jelasnya.

Baca Juga:  HMTN MP Peroleh Persetujuan Jadwal RDP dengan Komisi IV DPR RI pada 18 Agustus 2026 untuk Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Tani Kosik Putih

Menurut Agus, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh jumlah bibit yang dibagikan, tetapi juga bagaimana tanaman tersebut dirawat hingga menghasilkan.

IMG 20260920 WA0000

Karena itu, HMTN-MP Sumatera Selatan berkomitmen melakukan pendampingan kepada KWT Melati dalam proses budidaya, mulai dari penanaman, perawatan hingga masa panen.

“Diharapkan bibit yang diberikan tidak hanya tumbuh, tetapi bisa dirawat sampai menghasilkan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, pendampingan teknis disampaikan Osep Sutisna, SP., yang memberikan penjelasan kepada anggota KWT Melati mengenai teknik budidaya dan perawatan tanaman.

“Menanam bukan hanya memasukkan bibit ke media tanam. Perawatan, penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama harus diperhatikan agar tanaman bisa tumbuh dengan baik,” ujar Osep.

Melalui penyaluran bibit dan pendampingan tersebut, HMTN-MP Sumsel berharap KWT Melati dapat mengembangkan lahan produktif secara berkelanjutan, memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat Desa Bangun Sari.

Berita Terkait

Komisi IV DPR RI Undang HMTN-MP Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan
HMTN MP Peroleh Persetujuan Jadwal RDP dengan Komisi IV DPR RI pada 18 Agustus 2026 untuk Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Tani Kosik Putih
DPW HMTN-MP Sumsel Gelar Rakerda I Tahun 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Pemberdayaan Petani
Pemilik Rental Mobil di Jakarta Timur Mengaku Dirugikan, Fortuner Terblokir Hampir Setahun, Pertanyakan Penanganan Kasus di Polresta Bandung
Diduga Digelapkan dan Dijual dengan Dokumen Palsu, Fortuner Milik Perusahaan Masih Diblokir
Momentum Ulang Tahunnya 46, Daenk Jamal Tegaskan Komitmen Menjadi Pemersatu Anak Bangsa
Nilai Proses Persidangan Perlu Diawasi, Ahli Waris Surati Badan Pengawasan Mahkamah Agung
Petani di Sekitar GBLA Beralih Tanam Mentimun untuk Hadapi Musim Kemarau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 08:54 WIB

Perkuat Kemandirian Pangan, HMTN-MP Sumsel Salurkan 2.000 Bibit kepada KWT Melati Banyuasin

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Komisi IV DPR RI Undang HMTN-MP Gelar Rapat Dengar Pendapat Umum, Bahas Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:07 WIB

HMTN MP Peroleh Persetujuan Jadwal RDP dengan Komisi IV DPR RI pada 18 Agustus 2026 untuk Menyampaikan Aspirasi Masyarakat Tani Kosik Putih

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:57 WIB

DPW HMTN-MP Sumsel Gelar Rakerda I Tahun 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Pemberdayaan Petani

Jumat, 24 Juli 2026 - 00:32 WIB

Pemilik Rental Mobil di Jakarta Timur Mengaku Dirugikan, Fortuner Terblokir Hampir Setahun, Pertanyakan Penanganan Kasus di Polresta Bandung

Berita Terbaru