Hasil Pertanian: Budi Daya Jambu Kristal dan Pisang Sanfres Tunjukkan Perkembangan Positif

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Jawa Barat, mediataninusantara.id – Minggu, 28 Juni 2026 | Perkembangan sektor pertanian, khususnya budi daya jambu kristal dan pisang sanfres, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan di wilayah Pasartanahtinggi, Jawa Barat. Pengembangan kedua komoditas tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Budi daya jambu kristal kini semakin diminati karena memiliki nilai jual yang tinggi, cita rasa manis, serta perawatan yang relatif mudah. Kondisi tersebut menjadikan tanaman ini cocok dikembangkan baik oleh petani pemula maupun petani berpengalaman.

Baca Juga:  H. Makawi Rampungkan Penyampaian Kesimpulan, Putusan PN Jakarta Utara Dijadwalkan 5 Agustus 2026

IMG 20260628 WA0025

ADVERTISEMENT

Media Tani Nusantara

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, pisang sanfres juga mulai berkembang sebagai salah satu komoditas unggulan. Tanaman ini dinilai sesuai dengan kondisi iklim di wilayah Jawa Barat dan memiliki permintaan pasar yang terus meningkat. Sejumlah petani mengaku hasil panen mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, seiring adanya pendampingan serta promosi dari berbagai pihak.

Baca Juga:  HMTN-MP Tampung Aspirasi Petani Sidomulyo, Persoalkan 415 Hektare dan 8 Sertifikat di Area HGU PT Pulahan Seruai

Perkembangan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk kembali menekuni sektor pertanian modern yang mengedepankan inovasi, teknologi, dan pemasaran digital. Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, sektor pertanian juga diyakini mampu menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Reporter: Kipray

Berita Terkait

HMTN-MP Tampung Aspirasi Petani Sidomulyo, Persoalkan 415 Hektare dan 8 Sertifikat di Area HGU PT Pulahan Seruai
Sengketa Lahan Puluhan Tahun, H. Makawi Ajukan Permohonan Perlindungan Hukum kepada KPK
Diduga Ada Persoalan dalam Proses HGU dan Ketidakadilan Hak Masyarakat Tani di Desa Sidomulyo Tinggi Raja, Kelompok Tani Sejahtera Maju Jaya Minta HMTN-MP Kawal Aspirasi dan Investigasi terhadap Lahan seluas 415 Ha.
PT Narendra Logistik Pertanyakan Transparansi Penanganan PIB Sunshade di Bea Cukai Tanjung Priok
Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Budi Ilham Nasution Serap Aspirasi Masyarakat Desa Sidomulyo
40 Tahun Sengketa Lahan, Ahli Waris Abdul Halim Persoalkan Tanah 5 Hektare yang Diklaim Belum Diganti Rugi
Sengketa Lahan Bernilai Strategis di Jakarta Utara, Ahli Waris Minta Penyelesaian yang Adil
Revitalisasi Pasar Sunter Podomoro Dipersoalkan, Pedagang Soroti Biaya hingga Rp49 Juta per Meter

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:30 WIB

HMTN-MP Tampung Aspirasi Petani Sidomulyo, Persoalkan 415 Hektare dan 8 Sertifikat di Area HGU PT Pulahan Seruai

Kamis, 17 September 2026 - 12:19 WIB

Sengketa Lahan Puluhan Tahun, H. Makawi Ajukan Permohonan Perlindungan Hukum kepada KPK

Senin, 7 September 2026 - 17:16 WIB

PT Narendra Logistik Pertanyakan Transparansi Penanganan PIB Sunshade di Bea Cukai Tanjung Priok

Rabu, 2 September 2026 - 00:02 WIB

Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Budi Ilham Nasution Serap Aspirasi Masyarakat Desa Sidomulyo

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:23 WIB

40 Tahun Sengketa Lahan, Ahli Waris Abdul Halim Persoalkan Tanah 5 Hektare yang Diklaim Belum Diganti Rugi

Berita Terbaru